Pusaka tantra adalah perkumpulan barong sai dari Kuta-Bali. Pusaka Tantra memiliki anggota lebih dari 50 orang, kebanyakan pemain dari Pusaka Tantra adalah anak remaja. Anggota paling kecil kelompok barongsai ini bahkan masih SD. Namun sebagian besar sudah SMA atau malah bekerja. Pusaka Tantra berlatih di Vihara Dharmayana Kuta. Kelompok barongsai Pusaka Tantra ini ini pun baru hidup setelah zaman Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur memberikan kesempatan pada warga Tionghoa untuk merayakan Imlek kembali. Kelompok dasar berlatih di lantai atau menggunakan bangku sedangkan kelompok yang lebih tinggi menggunakan tabung bambu, dari yang sekitar 30 cm sampai 2 meter. Tingkat kesulitan tiap kelompok berbeda. Makin tinggi kelompoknya makin tinggi pula kesulitannya. Warga Banjar Dharma Semadhi Kuta mendirikan kelompk barongsai pada April 2002. Saat baru berdiri, mereka belajar dari guru di salah satu perguruan silat di Denpasar. Pelatih kelompok ini sempat berganti-ganti sebelum kemudian tetap dengan satu pelatih yang hanya kadang-kadang didatangkan dari Madiun, Jawa Timur. Kelompok barongsai ini pernah mendapat juara II kategori dasar dalam lomba barongsai oleh Persatuan Pengusaha Warga Guanhzhou di Bali pada Desember 2003 lalu. Tahun lalu, mereka juga mendapat juara II dan juara harapan II pada lomba barongsai di Semarang, Jawa Tengah.
Sabtu, 21 Januari 2012
Pusaka tantra
Pusaka tantra adalah perkumpulan barong sai dari Kuta-Bali. Pusaka Tantra memiliki anggota lebih dari 50 orang, kebanyakan pemain dari Pusaka Tantra adalah anak remaja. Anggota paling kecil kelompok barongsai ini bahkan masih SD. Namun sebagian besar sudah SMA atau malah bekerja. Pusaka Tantra berlatih di Vihara Dharmayana Kuta. Kelompok barongsai Pusaka Tantra ini ini pun baru hidup setelah zaman Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur memberikan kesempatan pada warga Tionghoa untuk merayakan Imlek kembali. Kelompok dasar berlatih di lantai atau menggunakan bangku sedangkan kelompok yang lebih tinggi menggunakan tabung bambu, dari yang sekitar 30 cm sampai 2 meter. Tingkat kesulitan tiap kelompok berbeda. Makin tinggi kelompoknya makin tinggi pula kesulitannya. Warga Banjar Dharma Semadhi Kuta mendirikan kelompk barongsai pada April 2002. Saat baru berdiri, mereka belajar dari guru di salah satu perguruan silat di Denpasar. Pelatih kelompok ini sempat berganti-ganti sebelum kemudian tetap dengan satu pelatih yang hanya kadang-kadang didatangkan dari Madiun, Jawa Timur. Kelompok barongsai ini pernah mendapat juara II kategori dasar dalam lomba barongsai oleh Persatuan Pengusaha Warga Guanhzhou di Bali pada Desember 2003 lalu. Tahun lalu, mereka juga mendapat juara II dan juara harapan II pada lomba barongsai di Semarang, Jawa Tengah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar